Minggu, 13 November 2011

Contoh TPS, DSS, EIS di sekolah

1.        TPS  merupakan Sistem informasi komputerisasi yang dikembangkan untuk memproses data-data dalam     jumlah besar untuk transaksi bisnis rutin seperti daftar gaji dan inventarisasi.
ü Contoh : Dalam rekening keuangan yang meliputi registrasi masuknya murid baru , baik itu pembayaran-pembayaran serta cek gaji karyawan yang meliputi sistem perhitungan gaji. Dalam inventory system yaitu Database berisi kelengkapan peralatan sarana dan prasarana sekolah serta pemeliharaan sekolah beserta murid, guru dan lingkungan sekolah, yang tujuannya untuk mengembangkan suatu sekolah agar lebih maju dan sesuai dengan apa yang diharapakan. 
2.        DSS : merupakan bagian dari sistem informasi berbasis komputer (termasuk sistem berbasis pengetahuan (manajemen pengetahuan). Sistem informasi sangat penting untuk mendukung proses pengambilan keputusan .
ü Contoh : Program Sekolah Tunas Bangsa mempunyai LinK Elektronik yang memudahkan manajerial dan User menerima respon secara interaktif untuk mengetahui jumlah pendapatan atau pendaftaran siswa tahun ajaran baru, dan daya tampung kapasitas sekolah serta masyarakat bisa mengetahui tentang sekolah yang menjadikan sekolah favoritnya, sebagai informasi yang lebih lengkap. Dan dari sinilah masyarakat bisa tau bagaimana alur, atau kelebihan sekolah tersebut, karena orang tua tidak mau menyekolahkan anak-anaknya pada sekolah yang asal-asalan. 
3.        EIS  merupakan sistem computer-based yang membantu executive dalam mengakses data dan informasi untuk mengetahui  suatu permasalahan, meneliti solusi yang akan diberikan, dan menunjukkan  proses strategic planning
ü Contoh : Didalam persekolahan kepala sekolah sangat berperan sebagai pemantau kegiatan pembelajaran serta pemantau kegiatan Guru dan Murid di sekolah. Dengan begitu dapat memudahkan dalam akses informasi tentang beberapa aktivitas manajement, yang mempunyai tujuan dari sistem informasi Eksekutif yang mudah dan cepat serta dapat dimengerti dari sekolah pesaing lain yang berkategori sekolah Plus atau sekolah bertaraf internasional.

Pengertian DBMS Relasional

DBMS adalah Sistem pengorganisasian dan pengolahan data base pada komputer. Sistem ini dirancang untuk mampu melakukan berbagai data dengan beberapa referensi data yang sama. DBMS ini mampu diakses oleh berbagai aplikasi. DBMS merupakan software yang digunakan untuk membangun suatu sistem basis data yang “sempurna”. DBMS harus dapat mengatur basis data tersebut sehingga dapat tersimpan dengan baik tanpa menimbulkan kekacauan, dapat dipakai oleh banyak user sesuai dengan kepentingan masing-masing, melindungi dari gangguan pihak-pihak yang tidak berwenang.
 Banyak program basis data yang sudah sering kita gunakan, misalnya : FoxPro, Clipper, Access, dan dBASE. Itu merupakan contoh dari DBMS yang digunakan pada PC dalam skala yang relatif kecil. Dalam skala yang lebih besar, dikenal beberapa DBMS yang sering digunkan, antara lain : Sybase, DB2, Informix, Oracle, dan lain-lain.
 Terobosan berikutnya adalah Distributed Relational Database Management System (DRDBMS). Dengan DRDBMS memungkinkan informasi berada pada baris data di lokasi yang berbeda (didistribusikan), dan direferensisilangkan, diperbaharui, dan akses dari semua lokasi, seolah-olah data tersebut berbasis data tunggal dan terpusat.

Kind Of Information System

Contoh Information Management tentang pendidikan
1. Senior Managers : Kepala Sekolah
Strategic Level : Strategi dalam belajar mengajar persekolahan adalah dimana seorang kepalaa sekolah harus memimpin suatu sekolah dimana diselenggarakannya suatu proses belajar mengajar, selain itu agar pembelajaran dapat tercapai harus disertai dengan :
 Kegiatan pembelajaran
 Metode pembelajaran
 Media yang digunakan
 Waktu tatap muka
 Pengelolaan kelas yang baik
2. Middle Managers : Wakil kepala sekolah
Management Level : Disini manajement persekolahan harus dirancang sebaik mungkin, karena wakil kepala sekolah tugasnya membantu kepala sekolah. Sehingga hal-hal yang perlu di perhatikan adalah :
 Manajemen kurikulum
 Manajemen kesiswaan
 Manajemen personalia
 Manajemen keuangan/ dana
 Manajemen sarana dan prasarana
Tujuannya agar sekolah dapat berjalan sesuai yang diharapkan. Serta peserta didik terarah kepada tujuan yang diinginkan.
3. Knowledge and data workers : Guru / Pegawai
Knowledge Level : Didalam level pengetahuan guru berperan sebagai pendidik dan pengajar yang tujuannya untuk meningkatkan pemahaman siswa dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia, karena ilmu pengetahuan memberikan kepastian dengan ilmu-ilmu yang diperoleh dari keterbatasannya agar siswa dapat mengerti dan memahami dengan apa yang di sampaikan oleh guru.
4. Operational Management : Peserta didik
Operational Level : Dalam operasional level peserta didik harus menjadi manusia yang berkualitas, yang aktif dan kreatif. Serta memberikan kesan yang baik pada sekolahnya.
FUNTIONAL AREAS
Mungkin dalam tingkat manajement persekolahan yang saya tahu yaitu suatu evaluasi siswa atau hasil akhir siswa, dimana objek dari evaluasi pendidikan adalah melihat dari segi : input, transformasi dan output. Yaitu
1) Input : Proses dimana ada kemampuan, kepribadian, sikap dan inteligensi.
2) Transformasi : Adanya unsur-unsur penilaian demi diperolehnya pendidikan yang diharapkan. Antara lain:
 Kurikulum
 Metode pengajaran
 Sarana prasarana
 System administrasi
 Guru dan personel
3) Output : Sasaran evaluasi dari segi output adalah prestasi belajar yang berhasil diraih peserta didik setelah mereka terlibat dalam pendidikan, selama jangka waktu yang telah ditentukan.